JAKARTA, Vressnews – Jelang musyawarah besar ke V Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) yang akan digelar 26 April 2026 mendatang, Dewan Penasehat PMTI berharap Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Lumbaa dapat melanjutkan kepemimpinan periode 2026 – 2031.
Hal ini diungkapkan Marthen Pongrekun selaku Dewan Penasehat PMTI. Ia mengatakan bahwa aspirasi dari anggota pengurus dari beberapa wilayah di Indonesia masih menginginkan Bapak Yulius Selvanus Lambaa sebagai Ketua Umum PMTI.
“Aspirasi anggota yang masuk dari beberapa wilayah PMTI, pada umumnya masih menginginkan agar Bapak Yulius Silvanus Lumbaa yang selama ini menjabat sebagai Ketua Umum PMTI, kiranya masih dapat melanjutkan kepemimpinannya sebagai Ketua Umum PMTI untuk periode berikutnya,” ungkap Marthen Pongrekun saat dikonfirmasi pada Minggu malam (12/4/2026).
Marthen Pongrekun menjelaskan bahwa banyak alasan mengapa mayoritas Anggota PMTI menginginkan kesinambungan kepemimpinan dari Bapak Yulius Selvanus Lumbaa.
“Adapun alasannya, karena kemampuan beliau memimpin organisasi PMTI selama ini yang dapat dilihat dari kinerja beliau yang bekerja tanpa pamrih, bahkan ditengah kesibukannya sebagai pembantu Presiden (Gubernur Sulut) banyak berkorban baik tenaga, pikiran, waktu dan materi didalam membantu masyarakat Toraja serta merajut keharmonisan dengan seluruh anggota,” jelasnya.
Dengan alasan tersebutlah dirinya berpendapat bahwa kesibukan dari Ketua Umum PMTI Bapak Yulius Selvanus Lumbaa yang saat ini sebagai Gubernur Sulawesi Utara tidak menjadi penghalang untuk terus memberi manfaat dan menjadi pemimpin di organisasi.
“Dapat dimaklumi akan kesibukan beliau sebagai Gubernur Sulawesi Utara. Namun tanpa kepemimpinan beliau sebagai Ketua Umum PMTI maka semua program kerja yang selama ini telah dirintis oleh beliau tidak akan berhasil dimasa depan,” tambah Marthen Pongrekun.
Sementara itu bagi Marthen Pongrekun, Mubes ke V ini menjadikan organisasi terus berkembang menjadi baik, serta merawat kekompakan dan kekuatan menjadi solid untuk bersama membangun Toraja dan Bangsa secara umum.

“Pengurus telah melaksanakan tugasnya dengan baik dan kompak didalam mendukung Ketua Umum, melaksanakan program kerja yang telah ditetapkan, dan mendistribusikan semua program sehingga dapat dirasakan oleh masyarakat toraja,” tutupnya.













