Menu

Mode Gelap
DPD GAMKI Sulsel Dukung Sikap BPS Gereja Toraja Berantas Judi dan Penyakit Sosial Kapolres Tana Toraja Menurunkan 137 Personil, Siap Amankan Malam Takbiran dan Shalat Idul Fitri 2026 Yuk Ikuti Jelajah Bumi Pongtiku, Ajang para Rider Beradventure Menikmati Pesona Keindahan Alam Toraja GMNI Toraja Utara Dukung BPS Cegah Praktik Judi dan Penyakit Sosial di Masyarakat Mengembalikan Nilai luhur, Menjaga Generasi Muda dan Marwah Adat, GMKI Toraja Dukung Penuh Langkah BPS Getor Berantas Judi Berkedok Ritual Polres Tana Toraja Salurkan Bantuan Pangan Ramadhan, Kapolres: Polri Hadir Bantu Warga

Headline

DPD GAMKI Sulsel Dukung Sikap BPS Gereja Toraja Berantas Judi dan Penyakit Sosial

badge-check


					Pengurus dan Anggota DPD GAMKI Sulsel. Foto: Istimewa Perbesar

Pengurus dan Anggota DPD GAMKI Sulsel. Foto: Istimewa

MAKASSAR, Vressnews – Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPD GAMKI) Sulawesi Selatan Masa Bhakti 2025–2028 menyatakan dukungan penuh terhadap sikap Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja dalam pemberantasan praktik judi dan berbagai penyakit sosial lainnya di Toraja.

Ketua DPD GAMKI Sulawesi Selatan, Albert Palangda, menegaskan bahwa maraknya praktik kontes kerbau petarung yang disertai perjudian tidak lagi dapat dipandang semata sebagai bagian dari budaya, melainkan telah berkembang menjadi persoalan sosial yang serius dan mengancam masa depan generasi muda.“Praktik perjudian yang berkembang di tengah masyarakat harus ditertibkan secara tegas karena merusak moral, ketertiban sosial, dan masa depan anak-anak muda. Kami mendukung penuh langkah BPS Gereja Toraja dalam menyuarakan hal ini,” ujar Albert Palangda.

Menurutnya, praktik perjudian tidak hanya berdampak pada pelakunya, tetapi juga memberi pengaruh buruk bagi anak-anak dan remaja yang mulai terpapar lingkungan tersebut. Karena itu, DPD GAMKI Sulsel mendesak pemerintah daerah dan aparat penegak hukum agar bertindak tegas, konsisten, dan tanpa kompromi terhadap segala bentuk perjudian serta penyakit sosial lainnya.

DPD GAMKI Sulsel juga menegaskan pentingnya mewujudkan lingkungan yang bebas dari praktik judi, peredaran narkoba, dan kekerasan seksual. Hal ini dinilai sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga ketertiban sosial, melindungi generasi muda, serta membangun kehidupan masyarakat yang sehat dan bermartabat.Selain itu, DPD GAMKI Sulsel mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, pendidik, dan keluarga untuk bersama-sama menjaga nilai budaya, moral, dan kehidupan sosial masyarakat Toraja agar tidak dirusak oleh praktik-praktik yang bertentangan dengan nilai iman dan kemanusiaan.

DPD GAMKI Sulsel juga meminta kepada Kapolda Sulawesi Selatan beserta seluruh jajarannya untuk memberikan perhatian khusus terhadap maraknya penyakit sosial, serta mendukung aparat penegak hukum yang bersih dari praktik suap dan korupsi. Penegakan hukum, menurut GAMKI Sulsel, hanya dapat berjalan dengan baik apabila aparat berintegritas dan tidak terlibat pungli.

Albert Palangda menegaskan, GAMKI Sulsel akan terus berdiri bersama gereja dan masyarakat dalam mendorong terciptanya kehidupan yang tertib, bermartabat, dan bebas dari praktik perjudian serta berbagai penyakit sosial lainnya.

“Ini adalah tanggung jawab moral bersama. Kita harus menjaga generasi muda dan memastikan nilai budaya tidak diselewengkan menjadi ruang tumbuhnya penyakit sosial,” tegasnya.

DPD GAMKI Sulsel berharap pernyataan sikap ini dapat menjadi dorongan bagi semua pihak untuk bersama-sama membangun kehidupan masyarakat yang sehat, berintegritas, dan berlandaskan nilai-nilai moral serta iman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Headline