Menu

Mode Gelap
Jambore V Sekolah Minggu Gereja Toraja Klasis Kota Palopo Resmi Dibuka GMNI Toraja Utara Gelar Lomba Pidato dan Nobar Film Bung Karno, Momentum Mengenang Sang Proklamator pada Hari Wafatnya Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Toraja Utara Gelar Bakti Religi Bersihkan Tempat Ibadah Taekwondo Tana Toraja Raih Juara Umum III Sulteng Open Series VII di Kota Palu, Sukses Boyong Puluhan Medali Toraya Ma’gellu Sukses Digelar, Dongkrak Pariwisata, dan Ekonomi Lokal di Toraja Utara Toraya Ma’gellu Tegaskan Toraja sebagai Rumah Budaya yang Hidup di Nusantara

News

Proyek Wala Kaero – Pabakka 3 Kilometer Senilai 5,8 Miliar di Tana Toraja, Jadi Temuan BPK Sulawesi Selatan

badge-check


					Proyek Jalan Wala Kaero - Pabakka, di Kecamatan Sangalla Selatan, Tana Toraja. Foto: Istimewa Perbesar

Proyek Jalan Wala Kaero - Pabakka, di Kecamatan Sangalla Selatan, Tana Toraja. Foto: Istimewa

TANA TORAJA, Vressnews – Proyek pemeliharaan berkala jalan ruas Wala Kero-Pa’bakka di Kecamatan Sangalla Selatan, Kabupaten Tana Toraja menyisakan tanda tanya. Pasalnya, proyek bernilai Rp5,8 miliar itu hanya menghasilkan pekerjaan sepanjang 3 kilometer dan menjadi temuan BPK Sulawesi Selatan.

“Iya, kenapa temuannya, kurang lebih 3 kilo aspal beton baru. Jadi begini itu temuannya akan dikembalikan nanti,” ujar Alfred saat disaat dikonfirmasi, pada Senin (4/8/2025).

Saat ditanya mengenai pekerjaan pentalutan (drainase) dan bahu jalan, Alfred mengaku tidak mengingat pasti detail panjang pekerjaannya. Namun, ia membenarkan ada pekerjaan tersebut.

“Ada, wa itu saya tidak ingat lagi. Ia,” singkat Alfred.

Alfred juga menyebutkan bahwa proyek ini telah dibayarkan sebesar 95 persen dari nilai kontrak yakni sebesar Rp5,8 miliar.

“Sembilan puluh lima,” katanya tanpa menjelaskan lebih lanjut soal progres fisik.

Informasi yang dihimpun, hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), realisasinya hanya Rp5,2 miliar.

Penelusuran di lapangan menunjukkan sejumlah item pekerjaan seperti drainase dan bahu jalan diduga dikerja tidak sesuai spesifikasi, bahkan aspal jalan yang baru dikerjakan pada Juni 2024 sudah mulai berlubang dan bergelombang.

Kondisi ini memunculkan kekhawatiran masyarakat akan kualitas pekerjaan serta serapan anggaran yang telah digelontorkan oleh pemerintah daerah tidak sesuai dengan fisik proyek, diketahui Anggaran Proyek tersebut bersumber dari DAK APBD 2024.

Poros Wala Kaero – Pabakka ini juga telah dikerjakan pada tahun 2023, pada satuan kerja Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Tana Toraja dengan Pagu sebesar Rp600 juta dan HPS sebesar Rp596 juta Anggaran APBD 2023.

Adapun kontraktor yang mengerjakan proyek tahun 2024 tersebut yakni CV. Ilham Jaya Anugrah dan konsultan PT. Arcansia Dwitama Konsultan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jambore V Sekolah Minggu Gereja Toraja Klasis Kota Palopo Resmi Dibuka

24 Juni 2026 - 11:33 WIB

GMNI Toraja Utara Gelar Lomba Pidato dan Nobar Film Bung Karno, Momentum Mengenang Sang Proklamator pada Hari Wafatnya

22 Juni 2026 - 03:00 WIB

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Toraja Utara Gelar Bakti Religi Bersihkan Tempat Ibadah

22 Juni 2026 - 02:45 WIB

Taekwondo Tana Toraja Raih Juara Umum III Sulteng Open Series VII di Kota Palu, Sukses Boyong Puluhan Medali

21 Juni 2026 - 11:44 WIB

Toraya Ma’gellu Sukses Digelar, Dongkrak Pariwisata, dan Ekonomi Lokal di Toraja Utara

21 Juni 2026 - 11:01 WIB

Toraya Ma’gellu Tegaskan Toraja sebagai Rumah Budaya yang Hidup di Nusantara

20 Juni 2026 - 00:21 WIB

Event Budaya Toraya Ma’gellu Jadi Magnet Turis Mancanegara, Art Center Rantepao Dipadati Penonton

20 Juni 2026 - 00:11 WIB

Trending di Headline